Jakarta (KABARIN) - Chief Marketing Officer Halodoc Fibriyani Elastria mengungkapkan minat masyarakat terhadap antisipasi kesehatan meningkat menjelang bulan puasa yang menandakan persiapan untuk menjalani ibadah dengan aman tanpa gangguan kesehatan.
Dalam laporan Indonesia Health Insight Report Q1 2026, Halodoc mencatat pembelian vitamin melalui aplikasi meningkat 30 persen seminggu sebelum Ramadhan.
“Mengenai vitamin, suplemen mengalami lonjakan signifikan, seminggu sebelum puasa naik 30 persen. Orang-orang sudah mulai menyiapkan stok karena membayangkan tantangan puasa seperti kurang tidur dan perubahan pola makan,” ujar Fibri dalam diskusi laporan tersebut di Jakarta, Rabu.
Fibri menambahkan banyak masyarakat juga sudah menyiapkan diri untuk mencegah masalah pencernaan saat puasa. Halodoc mencatat tren pembelian obat pencernaan naik 15 persen seminggu sebelum Ramadhan dibandingkan waktu normal.
Konsultasi telemedicine mengenai gangguan pencernaan seperti maag dan GERD meningkat 21 persen dibanding rata-rata mingguan sebelum puasa, di mana 65 persen pasien langsung membeli obat tanpa berkonsultasi dokter.
“Puncaknya biasanya terjadi pada hari ketiga Ramadhan karena ada penyesuaian jam tidur dan pola konsumsi makanan,” jelas Fibri.
Selain itu, pembelian produk kesehatan mulut dan tenggorokan naik 16 persen karena saat berpuasa mulut terasa kering dan muncul bau mulut.
“Karena kita tidak minum saat puasa, tenggorokan jadi kering dan bau mulut bisa muncul sehingga orang sudah menyiapkan stok obat,” tambah Fibri.
Halodoc juga mencatat peningkatan penjualan produk kesehatan dan kecantikan kulit sebesar 15 persen menjelang puasa.
Pola konsultasi daring pasien juga berubah di bulan Ramadhan, paling banyak dilakukan antara pukul 12 malam hingga 6 pagi dengan keluhan terbanyak mengenai lambung dan vertigo, sembelit naik 20 persen dan masalah tenggorokan naik 13 persen.
“Secara umum masyarakat sekarang lebih proaktif dan preventif, meski masih ada yang belum siap. Semoga informasi ini bisa membuat yang belum lebih sadar,” kata Fibri.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026